“Skornya sama dengan tenis normal dan bola yang digunakan serupa tetapi dengan tekanan yang lebih sedikit,”jelas Erwin yang Sekda Banyuasin ini.
Lanjut Erwin, perbedaan utamanya adalah lapangan memiliki dinding dan bola dapat dimainkan darinya dengan cara yang sama seperti dalam permainan skuas dan digunakan pemukul yang solid dan tanpa tali.
“Tinggi bola yang di-servis harus setinggi atau di bawah pinggang,”tambah Erwin.













