Kayuagung, Sumsel9.com – Polres Ogan Komering Ilir (OKI) menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta biaya operasional, termasuk biaya bahan bakar minyak (BBM) maupun biaya koordinasi dalam bentuk apa pun kepada masyarakat atau pelaku usaha, terlebih melalui transfer dompet digital seperti DANA, OVO, maupun aplikasi sejenis.
Penegasan ini disampaikan menyusul adanya informasi dan laporan dari masyarakat terkait dugaan oknum yang mengatasnamakan institusi kepolisian untuk meminta sejumlah uang dengan dalih biaya operasional kegiatan atau koordinasi.













