Ia juga menambahkan bahwa pengawasan terhadap peredaran petasan bukan semata soal aturan, melainkan soal keselamatan dan ketertiban umum.
“Kami mengimbau agar tidak menjual atau menggunakan petasan yang berpotensi membahayakan. Ramadhan adalah bulan ibadah. Mari kita jaga bersama suasana yang aman dan penuh kekhusyukan,” lanjutnya.
Apa yang dilakukan Subsatgas Binmas di Pasar Kayuagung mungkin tampak sederhana: berdialog, mengimbau, dan berkoordinasi. Namun justru pendekatan inilah yang menjadi fondasi keamanan jangka panjang.
Keamanan sejati tidak lahir dari rasa takut, melainkan dari kesadaran bersama. Jika pedagang memahami risiko, jika tokoh masyarakat ikut menyuarakan ketertiban, maka ruang gerak potensi gangguan akan menyempit dengan sendirinya.
Ops Pekat Musi 2026 di Pasar Kayuagung menjadi contoh bahwa penegakan hukum yang humanis bukanlah kelemahan, melainkan strategi yang matang dan visioner.













