Perlindungan Ekonomi dan Kepastian Pasar
Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada pendampingan tanam, namun meluas ke aspek perlindungan kesejahteraan. Melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Polri memberikan rekomendasi bagi petani atau Kelompok Tani (Poktan) yang layak mendapatkan fasilitas KUR, sementara Bhabinkamtibmas bertindak sebagai pengawas dan pembina di lapangan.
“Kami ingin memastikan petani jagung tidak lagi terjerat oleh praktik tengkulak. Dengan KUR dari Himbara, petani mendapatkan modal kerja yang sehat, dan dengan kehadiran Bulog sebagai pembeli hasil panen, ada kepastian harga yang menguntungkan bagi mereka,” tegas Kapolri saat meninjau lokasi penanaman jagung serentak di Indralaya Indah.
Mekanisme Pengawasan dan Sinergi Institusi
Kerja sama yang berlaku selama tiga tahun ini menempatkan Satuan Binmas melalui Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak dalam pelaporan perkembangan usaha tani di lapangan. Polri berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan petani dengan institusi perbankan, guna memastikan program ketahanan pangan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045 berjalan pada koridor yang tepat.













