Seleksi yang objektif diharapkan mampu menjaring putra-putri terbaik Sumatera Selatan yang siap mengabdi sebagai anggota Polri.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pengawasan publik menjadi bagian penting dalam menjaga transparansi rekrutmen Polri.
Ia mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengawasi jalannya proses seleksi.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk ikut mengawasi proses penerimaan Polri. Jika ada indikasi penyimpangan, segera laporkan kepada kami. Rekrutmen yang bersih adalah komitmen Polda Sumsel kepada masyarakat,” ujar Nandang.
Melalui rapat koordinasi ini, seluruh satuan kerja yang terlibat akan segera menyiapkan personel, sarana, serta mekanisme teknis yang dibutuhkan dalam setiap tahapan seleksi.
Langkah tersebut menegaskan kesiapan Polda Sumatera Selatan dalam menyelenggarakan penerimaan terpadu Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun 2026 secara profesional, transparan, dan berintegritas. (budi)













