“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi serta mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para hafiz dan hafizah, untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Kapolres.
Kegiatan Gema Khotmil Qur’an ini juga menjadi refleksi bahwa keamanan tidak hanya dibangun melalui pendekatan struktural, tetapi juga melalui pendekatan spiritual. Ketika nilai-nilai keimanan tertanam kuat dalam diri masyarakat, maka potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir secara alami.













