Pada Senin, 23 Maret 2026, kemeriahan itu terasa lebih istimewa. Tradisi Midang Morge Siwe (sembilan marga) digelar di pelataran Pantai Love, tepian Sungai Komering, dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, serta Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki.
Di tengah arus mudik, masyarakat tumpah ruah mulai dari warga lokal hingga para perantau yang pulang kampung. Suasana menjadi bukan sekadar perayaan, tetapi juga ruang temu bagi kenangan lama.
Dalam sambutannya, Edward menegaskan bahwa Midang Morge Siwe bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan warisan budaya yang terus dijaga.
“Kita bersyukur kegiatan budaya kebanggaan Midang Morge Siwe dapat terus dilaksanakan dan menjadi warisan budaya tak benda Indonesia,” katanya.
Menurutnya, kekuatan tradisi ini terletak pada nilai yang dikandungnya.
“Di dalamnya ada nilai kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan kepada leluhur,” tambahnya.
Ia juga mendorong agar tradisi ini terus dikembangkan.
“Kami mendorong agar kegiatan ini dikemas lebih menarik dan inovatif sehingga mampu menarik wisatawan luar kota maupun mancanegara. Ke depan, ini bisa menjadi agenda nasional bahkan internasional,” tegasnya.













