“Saya sangat mengapresiasi ASN yang tetap semangat bekerja setelah libur Lebaran. Kedisiplinan ini harus terus dipertahankan, seiring dengan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Namun demikian, Muchendi juga menyoroti masih adanya oknum ASN yang menunjukkan perilaku tidak profesional, yang ia sebut sebagai “CEO menyamar”—yakni pegawai yang hadir hanya untuk absensi, tetapi tidak menjalankan tugas secara optimal karena mengurus kepentingan pribadi.
“Saya minta tidak ada lagi ASN yang menjadi ‘CEO menyamar’. Jadilah pegawai yang dapat diandalkan, mampu menyelesaikan tugas dengan baik, dan berkontribusi nyata bagi negara serta masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan di Kabupaten OKI tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui kerja sama dan sinergi seluruh jajaran ASN.













