Polda  

Ribuan Personel Gabungan Amankan Ibadah Jumat Agung di Sumsel

Dalam pelaksanaannya, Polri mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dengan cara bertindak yang sangat humanis serta persuasif. Sebelum rangkaian ibadah dimulai, Tim Jibom dari Sat Brimob Polda Sumsel telah melakukan sterilisasi menyeluruh di setiap sudut gereja untuk memastikan lokasi benar-benar aman dari benda berbahaya. Personel yang bertugas di lapangan pun tampil dengan rompi warna hijau agar mudah dikenali jemaat yang memerlukan bantuan,

menunjukkan sisi kepolisian yang siaga namun tetap dekat dengan masyarakat. Selain itu, petugas dilarang menggunakan senjata api tanpa perintah khusus pimpinan untuk menghindari kesan intimidatif dan menjaga kesucian suasana ibadah.

Di luar pengamanan area gereja, petugas kepolisian juga sibuk memberikan pelayanan publik lainnya, mulai dari pengaturan arus lalu lintas oleh Satgas Kamseltibcarlantas guna mencegah kemacetan, hingga penyediaan tim medis dari Dokkes Polri bagi jemaat yang membutuhkan pertolongan kesehatan darurat. Melalui sinergi lintas sektoral dan pendekatan yang melayani.

Baca Juga :  Seleksi S-2 STIK 2026 Digelar di Polda Sumsel, Fokus Penguatan SDM dan Kepemimpinan