Dalam sambutannya, Muchendi menyampaikan bahwa gelar yang diterimanya bukan sekadar penghormatan, melainkan amanah moral untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat di Kabupaten OKI.
“Gelar ini bukan sekadar kehormatan, tetapi amanah untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat masyarakat OKI yang beragam,” ujar Muchendi.
Ia menegaskan, amanah tersebut akan menjadi landasan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tokoh adat, dan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga harmoni sosial serta mendorong pembangunan berbasis kearifan lokal.
“Kami merasa sangat terhormat dan bangga dengan gelar ini. Ini bukan hanya tentang pengakuan, tetapi juga tentang tanggung jawab untuk terus berbuat baik dan melayani masyarakat,” kata dia.













