“Kami bersama personel BKO Yonif TP 949 terus berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan. Kondisi di lapangan cukup sulit karena lahan merupakan gambut dalam dan titik api berada jauh di dalam kawasan hutan,” ujar Lettu Inf Zolimin.
Menurutnya, kondisi medan menjadi salah satu kendala utama karena kendaraan tidak dapat menjangkau seluruh lokasi kebakaran. Karena itu, diperlukan dukungan tambahan untuk menjangkau titik api yang berada jauh di dalam kawasan gambut.
“Untuk titik api yang sulit dijangkau, kami berharap dapat dibantu dengan dukungan helikopter atau water bombing. Sementara personel di darat tetap melakukan pemadaman di lokasi yang masih bisa dijangkau,” tambahnya.
“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin sampai kondisi benar-benar aman. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya pembakaran lahan,” pungkasnya. (budi)







