Di OKI, sebanyak 96 orang mendaftar. Setelah verifikasi, 74 orang mengikuti seleksi lanjutan dan 43 dinyatakan lulus sebagai penerima. Dua orang kemudian mengundurkan diri sehingga 41 orang melanjutkan pendidikan.
Sasaran program mencakup pekebun, keluarga atau anak pekebun, karyawan dan anak karyawan kebun, pekerja usaha perkebunan, pengurus kelembagaan dan asosiasi pekebun, ASN bidang perkelapasawitan, serta penyuluh di wilayah perkebunan kelapa sawit.
Secara nasional, Program Beasiswa SDMPKS 2026 menyediakan kuota bagi 5.000 penerima. Selain biaya pendidikan penuh, penerima memperoleh uang saku dan buku, sertifikat kompetensi, transportasi pulang-pergi, kesempatan magang di perkebunan atau industri kelapa sawit, serta biaya wisuda.
Oktariansyah mengatakan dukungan tersebut diharapkan memberi ruang bagi penerima untuk fokus membangun kompetensi dan pengalaman.
Pemkab OKI berharap para penerima kelak kembali ke daerah dan berkontribusi dalam pengembangan sektor perkebunan serta pembangunan OKI.










