“Dengan dukungan teknologi dan koordinasi seluruh pihak, kami berupaya agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Masyarakat juga kami imbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” katanya.
Pemantauan di Desa Sungai Bungin juga dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penanganan sekaligus mengidentifikasi kendala yang masih dihadapi petugas di lapangan. Hasil pemantauan menjadi bahan untuk menentukan langkah lanjutan dalam pengendalian karhutla di wilayah OKI.
Penggunaan drone dan cairan X-Fire menjadi salah satu dukungan teknologi dalam menghadapi medan gambut yang sulit dijangkau. Upaya tersebut sekaligus melengkapi penanganan yang dilakukan personel di darat untuk mencegah api meluas dan memastikan keselamatan petugas tetap terjaga. (budi)







