“Personel terus berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan pada titik-titik yang masih dapat dijangkau. Namun, kondisi gambut dalam dan lokasi titik api yang jauh di dalam hutan menjadi kendala utama. Karena itu, dukungan pemadaman melalui udara sangat dibutuhkan untuk menjangkau titik api yang tidak dapat ditembus melalui jalur darat,” ujar Lettu Inf Zolimin.
Ia menegaskan, sinergi antara TNI, Manggala Agni, Kepolisian dan unsur terkait akan terus dilakukan dalam upaya mencegah Karhutla meluas.
Sementara itu, Dandim 0402/OKI-OI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., melalui jajaran Kodim 0402/OKI, mengapresiasi upaya personel yang terus berada di lapangan dalam menangani Karhutla.
Menurutnya, penanganan Karhutla di kawasan gambut membutuhkan kesabaran, kewaspadaan dan sinergi seluruh pihak, terlebih ketika lokasi kebakaran sulit dijangkau melalui jalur darat.
“Personel harus tetap mengutamakan keselamatan dalam melaksanakan tugas. Koordinasi dengan seluruh unsur terkait harus terus diperkuat agar penanganan Karhutla dapat dilakukan secara maksimal, termasuk apabila diperlukan dukungan pemadaman dari udara,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga kawasan hutan dan lahan, tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap yang berpotensi berkembang menjadi Karhutla. (budi)







