Bupati memaparkan sejumlah program pembangunan dan pelayanan masyarakat yang terus diupayakan Pemerintah Kabupaten OKI. Program tersebut meliputi pembangunan dan perbaikan 1.071 unit rumah tidak layak huni (RTLH) guna menghadirkan hunian yang lebih layak, perlindungan sosial melalui kepesertaan BPJS bagi pekerja, serta pemberian seragam dan tas gratis bagi siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan pelayanan publik melalui layanan Lentera dan kanal pengaduan Lapor Bupati. Peningkatan akses listrik dan air bersih, khususnya bagi masyarakat di wilayah pesisir, juga menjadi perhatian guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Di bidang infrastruktur, Bupati menyoroti pentingnya konektivitas wilayah dengan panjang jalan kabupaten mencapai 1.467,638 kilometer. Pemerintah daerah juga terus memperkuat sinergi pengendalian karhutla melalui upaya menjaga lahan gambut tetap basah, melakukan deteksi dini, serta mencegah terjadinya kebakaran.
Dalam bidang pendidikan, penguatan literasi di era digital turut menjadi salah satu fokus pembangunan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan menulis yang melibatkan 15.000 pelajar sebagai bagian dari upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Bupati menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten OKI bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pembangunan daerah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan yang masih harus dituntaskan. Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan tahun ini, “Bergerak Bersama, Berdampak untuk Semua.”







