Ia menegaskan, TNI melalui Babinsa akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, aparat desa, dan masyarakat dalam mencegah serta memantau potensi karhutla.
“Kami mengajak masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan jika menemukan titik api. Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga lingkungan serta melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, personel Koramil 402-08/Pampangan kembali menuju Kayuagung pada pukul 23.05 WIB, sedangkan Babinsa Serka Sudiarto tetap berada di Desa Jungkal 2 untuk melaksanakan pemantauan wilayah.







