Kayuagung, Sumsel9.com — Perselisihan di media sosial berujung maut di Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Bentrokan antara warga Desa Jambu Ilir dan Desa Bumi Agung pada Kamis (15/10/2026) malam menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Peristiwa tersebut diduga bermula dari saling sindir melalui media sosial TikTok, dua hari sebelum bentrokan terjadi. Perselisihan kemudian berlanjut melalui pesan WhatsApp hingga kedua kelompok sepakat bertemu di kawasan Pasar Tanjung Lubuk.
Berdasarkan kronologi awal, perselisihan bermula pada Selasa (13/10/2026), ketika seorang warga berinisial N mengunggah konten yang menyindir Kepala Desa Bumi Agung terkait dugaan korupsi. Unggahan tersebut memicu perdebatan setelah mendapat komentar dari warga berinisial W.
Perdebatan di kolom komentar itu kemudian berkembang menjadi saling serang dengan kata-kata bernada keras. Perselisihan berlanjut hingga Kamis malam melalui pesan WhatsApp yang melibatkan warga kedua desa.







