Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bekasi, Alamsyah, membeberkan awal mula terungkapnya kasus tersebut. Menurut dia, awalnya terdapat seorang tenaga kerja melamar pekerjaan di klinik yang dikelola oleh Ketua IDI Kabupaten Bekasi.
“Jadi awalnya ada tenaga kerja yang melamar kerja di tempat klinik Ketua IDI Kabupaten Bekasi, Pak Mulyana,” ujar Alamsyah kepada Radar Bekasi, Rabu (20/3/2024).
Saat proses wawancara tentang pengalaman kerjanya, pelamar tersebut mengaku pernah bekerja di Klinik Pratama Keluarga Sehat. Kemudian, jelas Alamsyah, ketua IDI Kabupaten Bekasi mempertanyakan keberadaan klinik tersebut serta tenaga kesehatannya.
“Ketika (mantan tenaga kerja tersebut,red) ditanyakan pengalaman kerja disampaikan pernah kerja pada klinik dokter gadungan tersebut. Ternyata Pak Mulyana bertanya tanya apakah ada nama klinik tersebut dan dipertanyakan juga tenaga kesehatannya,” tuturnya.