Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi juga akan dioptimalkan, termasuk sistem pemantauan digital dan aplikasi mobile, untuk merespons situasi dengan cepat.
Operasi Mantap Praja dan Satgas Nusantara ini diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan Pilkada yang berkeadilan, aman, dan bermartabat.
Trunoyudo juga menekankan bahwa pengamanan Pilkada bukan hanya tugas Polri, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
Sebagai langkah awal, Polri telah meluncurkan deklarasi pemilu bersama dan mensosialisasikan program kepolisian berbasis wilayah yang dikenal dengan istilah Asta Siap. Program ini mencakup delapan persiapan utama yang melibatkan satuan tugas terpadu, mulai dari kesiapan personel hingga anggaran dan sarana prasarana.
“Kami berharap, kolaborasi ini akan memperkuat hubungan antara Polri dengan kementerian, lembaga, dan semua pemangku kepentingan untuk menghadirkan proses demokrasi yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Trunoyudo.