POLRI  

Kapolsek Babat Supat Edukasi Warga soal Bahaya Illegal Refinery: Dorong Solusi Legal dan Ramah Lingkungan

banner"400x100"title"400x100"

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa saat ini pemerintah pusat maupun daerah tengah menyusun regulasi tata kelola minyak rakyat. Diharapkan, regulasi ini akan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari usaha tersebut.

MS, salah satu warga pemilik tungku penyulingan di lokasi tersebut, mengaku telah menjalankan usahanya selama setahun terakhir. Ia menyebut bahwa saat ini terdapat belasan tungku yang tersebar di wilayah tersebut.

“Kami hanya ingin mencari nafkah untuk keluarga. Bahan baku juga sudah mulai sulit, jadi dua hari ini kami berhenti produksi,” jelas MS.

MS juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian sebenarnya cukup aktif dalam memberikan sosialisasi kepada para pelaku usaha. Namun, menurutnya, kondisi ekonomi dan keterbatasan pilihan membuat mereka tetap menjalankan usaha tersebut.

“Pihak Polsek sering datang dan menyampaikan agar kami berhenti dan menunggu jalur legal. Tapi apalah daya, pekerjaan ini sudah terlanjur kami geluti. Sulit mencari mata pencaharian lain yang bisa langsung menopang kebutuhan sehari-hari,” ujarnya dengan nada pasrah.

Baca Juga :  Kapolri: Berita Hoax menjadi Ancaman Tertinggi di Pilkada 2024