Jambi, Sumsel9.com – Mendengar buah nanas mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Nanas yang merupakan salah satu komoditas buah unggulan Indonesia banyak digemari masyarakat lokal maupun luar negeri. Dengan rasanya yang segar dan aromanya yang khas membuat nanas menjadi buah kesukaan banyak orang.
Di Indonesia pada mulanya hanya sebagai tanaman pekarangan, dan meluas dikebunkan di lahan kering, yang menariknya budidaya nanas yang terletak di desa Tangkit Baru Jambi ini, belokasi di lahan gambut.
Maka dari itu Forum Jurnalis Bende Seguguk (Forjubes) kabupaten OKI mengadakan study banding yang fi prakarsai oleh PT OKI Pulp ke kebun nanas yang dikelola oleh masyarakat setempat.
Nanas menjadi primadona buah penopang ekonomi sebagian besar masyarakat Desa Tungkat.
Hamparan luas lahan yang dijadikan kebun nanas, juga dimanfaatkan sebagai agrowisata untuk meningkatkan pendapatan desa. Agrowisata nanas didesa ini ramai dikunjungi, baik masyarakat lokal maupun dari luar kota.
Setiap pengunjung agrowisatan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 5 ribu per orang. “Disini juga ada paket edukasi, bagi anak anak sekolah dan mahasiswa yang akan dipandu langsung oleh guide, mulai dari proses menanam sampai panen.”kata Sekdes Desa Tungkit, Rahman, saat dibincangi media, Minggu (23/11/25).














