“Pasar murah merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi untuk memantau langsung harga-harga di pasar utama, menghindari lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat,” ujar Supriyanto dalam sambutannya di Halaman Kantor UPTD Pasar Kayuagung. Jumat,(28/11).
Supriyanto juga menegaskan bahwa pasar murah yang dilaksanakan hari ini bukan berarti akan menyaingi para pelaku usaha atau pedagang yang ada di pasar.
“Pasar murah fokus pada penjualan produk tertentu yang harganya sedang tinggi atau sangat dibutuhkan dan membantu masyarakat serta mengendalikan inflasi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan OKI, Sahrul menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program jangka pendek pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi.














