Sejumlah proyek besar yang masih berjalan meliputi pembangunan GOR terpadu, venue basket, gedung Pengadilan Agama, serta Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatisari. Widayat menyebut pihaknya sudah mengantisipasi kendala cuaca dan mempercepat proses administrasi, sesuai hasil evaluasi bersama Komisi II DPRD Kota Bekasi. “Proses pekerjaan dan pencairan dipercepat agar lebih efektif menjelang akhir tahun,” kata dia.
Disperkimtan menargetkan serapan anggaran tahun 2025 bisa mencapai 88 hingga 95 persen. Angka ini dipengaruhi nilai besar pembebasan lahan untuk proyek PSEL Bantargebang dan Flyover Bulak Kapal, yang masih menunggu hasil penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). “Besarnya ada di pembebasan lahan, jadi sangat bergantung pada proses itu,” Pungkasnya.(Rani M)













