Menanggapi kekhawatiran aparatur sipil negara yang telah mengikuti open bidding namun belum juga dilantik, Asep meminta para ASN tetap fokus bekerja.
“Sekarang kerja saja dulu. Kita rapihkan dulu. Jangan ke mana-mana pikirannya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron menyayangkan belum terisinya delapan jabatan strategis tersebut. Ia menilai kekosongan jabatan berpotensi menghambat kinerja pemerintahan dan pelayanan publik.
“Dari awal kita berharap kekosongan jabatan ini bisa segera diisi supaya pelayanan kepada masyarakat lebih optimal,” kata Ade Sukron.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bekasi perlu segera berkonsultasi dan mengambil sikap tegas terkait tahapan pengisian jabatan yang telah disiapkan agar tidak mengganggu roda pemerintahan.
“Dengan kondisi yang ada, sebaiknya pemerintah daerah segera berkonsultasi untuk mengambil sikap atas tahapan yang sudah ada,” Pungkasnya. (Rani M)



