Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Ludi Oliansyah menyampaikan bahwa saat ini tren destinasi wisata nasional terbagi menjadi dua kategori utama, yakni wisata laut dan wisata pegunungan. Kota Pagar Alam sendiri memiliki keunggulan pada sektor wisata pegunungan dengan keberadaan Gunung Dempo.
“Alhamdulillah, Pagar Alam memiliki potensi wisata gunung. Namun, potensi ini harus diimbangi dengan dukungan infrastruktur yang memadai, terutama akses jalan. Seiring meningkatnya jumlah wisatawan, volume kendaraan juga akan bertambah dan berpotensi menimbulkan kemacetan,” ujar Wali Kota.
Wali Kota menjelaskan, ruas jalan di kawasan Jembatan Tebat Gheban kini telah berstatus sebagai jalan Provinsi. Kedepan apabila jembatan tersebut kembali dibangun, kendaraan besar khususnya angkutan antar Provinsi, tidak lagi melintas di dalam kota Pagar Alam, melainkan dialihkan melalui jalan lingkar timur.













