BISNIS  

Tahun 2026 Jadi Momentum Baru Bisnis Hotel Indonesia, Fokus Bergeser ke Experience & Premium Stay, Segmen Villa, Resort, & Luxury Jadi Motor Utama

 

Palembang, Sumsel9.com – Memasuki tahun 2026, industri perhotelan Indonesia memasuki fase pertumbuhan baru
dengan pergeseran yang semakin jelas: dari sekadar mengejar okupansi menuju
penciptaan experience dan premium value. Segmen resort, villa, boutique hotel, dan
luxury hotel diproyeksikan menjadi motor utama pertumbuhan, seiring perubahan
perilaku wisatawan global maupun domestik.

Tren inbound leisure menunjukkan peningkatan signifikan terhadap permintaan
akomodasi yang menawarkan ruang, privasi, pemandangan, serta pengalaman
menginap yang lebih personal. Resort dan villa semakin diminati karena mampu
menjawab kebutuhan tersebut, terutama bagi wisatawan yang mencari quality time,
ketenangan, dan restorative stay.
Menanggapi arah pergeseran ini, CEO Azana Hospitality, Dicky Sumarsono,
menyampaikan bahwa perubahan ini bersifat struktural dan akan terus berlanjut.

“Pasar tidak sedang melemah, tetapi berevolusi. Wisatawan kini lebih sadar nilai, lebih
selektif, dan lebih menghargai pengalaman. Ini membuat segmen resort, villa, dan hotel
berkarakter menjadi semakin relevan di 2026,” ujarnya.

Di sisi lain, boutique hotel dan luxury hotel juga mencatat potensi pertumbuhan kuat.
Wisatawan dengan tingkat belanja lebih tinggi (high-spending travelers) kini semakin
peduli pada desain, kualitas layanan, cerita di balik properti, serta pengalaman yang
otentik dan berkesan, bukan sekadar fasilitas standar.

Baca Juga :  PPK Tanjung Priok Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara, Desinta: Tidak Ada Yang Kita Tutup-tutupi