“Gulma kecil dihanyutkan, sedangkan gulma padat dan sampah dibawa ke pinggir secara estafet, lalu dimuat ke dump truk untuk dibuang ke tempat pembuangan sampah,” ujar Man, Sabtu (28/2).
Menurutnya, upaya pembersihan sebenarnya telah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir melalui kegiatan kerja bakti bersama masyarakat. Namun, pertumbuhan eceng gondok yang sangat cepat membuat penanganan manual tidak lagi memadai sehingga diperlukan pengerahan alat berat.
Ia menegaskan, pembersihan akan terus dilakukan hingga aliran sungai kembali lancar dan terbebas dari tumpukan eceng gondok.
“Masih kita kerjakan terus sampai benar-benar bersih,” tegasnya.













