Momentum buka puasa bersama ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi wujud nyata kepedulian dan pendekatan humanis Polri, khususnya di lingkungan Polres OKI.
Para tahanan yang sedang menjalani proses hukum tetap mendapatkan hak-haknya, termasuk hak untuk beribadah dan merasakan suasana Ramadan dengan khidmat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres OKI menyampaikan bahwa Ramadan adalah bulan introspeksi diri bagi semua pihak tanpa terkecuali.
“Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki diri. Siapapun kita, apapun latar belakang kita, Allah SWT selalu membuka pintu taubat. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara yang berada di Rutan Sat Tahti tetap mendapatkan pembinaan rohani dan perlakuan yang manusiawi,” ujar AKBP Eko Rubiyanto.
Setelah berbuka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sholat Magrib berjamaah. Momen tersebut menjadi simbol bahwa di hadapan Sang Pencipta, semua manusia berdiri sejajar. Tidak ada sekat jabatan, status sosial, maupun kondisi hukum — yang ada hanyalah hamba yang memohon ampun dan keberkahan.













