Wali Kota Pagar Alam Tinjau Korban Kebakaran di Muara Tenang

 

Pagar Alam, Sumsel9.com – Suasana duka masih menyelimuti Dusun Muara Tenang, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, pascakebakaran yang melanda permukiman warga pada Senin malam lalu. Di tengah puing bangunan yang menghitam dan sisa-sisa material yang terbakar, harapan mulai tumbuh ketika perhatian dan bantuan berdatangan.

Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab pemerintah, Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Jumat (27/02/2026). Kehadirannya bukan sekadar kunjungan formal, tetapi untuk memastikan kondisi warga benar-benar tertangani dengan baik serta kebutuhan mendesak dapat segera dipenuhi.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah keluarga korban. Ia mendengarkan langsung cerita warga tentang detik-detik kebakaran yang terjadi begitu cepat dan menghanguskan tempat tinggal mereka. Beberapa warga mengaku tidak sempat menyelamatkan banyak barang karena api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian rumah lainnya.

“Kami sangat prihatin atas musibah ini. Pemerintah tidak akan tinggal diam. Kami hadir untuk memastikan bapak dan ibu tidak sendiri menghadapi cobaan ini,” ujar Ludi di sela-sela kunjungannya.

Kunjungan itu juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para korban. Bantuan tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Pagar Alam dan gerakan sosial Pagar Alam Peduli yang diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sinergi ini menunjukkan kepedulian lintas elemen dalam membantu warga yang tertimpa musibah.

Adapun bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok, perlengkapan sandang, serta dukungan logistik lainnya yang dibutuhkan dalam masa tanggap darurat. Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga, setidaknya untuk memenuhi kebutuhan dasar dalam beberapa hari ke depan.

Menurut Ludi, solidaritas dan gotong royong menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana. Ia mengajak seluruh masyarakat Pagar Alam untuk terus memperkuat kepedulian sosial, terutama terhadap warga yang sedang mengalami kesulitan. “Musibah bisa datang kapan saja. Yang terpenting adalah bagaimana kita saling menguatkan dan bergandengan tangan,” katanya.

Baca Juga :  Wako Ludi dan Wawako Hj. Bertha Pimpin Rapat Koordinasi dengan Seluruh Camat dan Lurah untuk Meningkatkan Sinergi

Selain menyalurkan bantuan, Pemerintah Kota Pagar Alam juga memastikan langkah-langkah lanjutan akan dilakukan. Pendataan kerusakan rumah dan kebutuhan korban dilakukan secara menyeluruh agar penanganan berikutnya dapat tepat sasaran. Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan lanjutan sesuai dengan kemampuan dan regulasi yang berlaku.

Di lokasi yang sama, aparat kecamatan dan perangkat kelurahan turut mendampingi proses peninjauan. Mereka membantu memastikan distribusi bantuan berjalan tertib dan merata. Warga yang terdampak pun mengapresiasi perhatian pemerintah daerah yang dinilai responsif terhadap musibah yang terjadi.

Salah seorang korban mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan dan bantuan yang diterima. Meski kehilangan tempat tinggal, ia merasa tidak sendirian karena ada dukungan dari pemerintah dan masyarakat sekitar. “Kami berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Ini sangat membantu kami untuk bangkit kembali,” tuturnya.

Peristiwa kebakaran tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya di kawasan permukiman padat. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan perhatian terhadap faktor-faktor risiko kebakaran, seperti instalasi listrik dan penggunaan peralatan rumah tangga.

Dengan adanya kunjungan langsung dari wali kota dan dukungan berbagai pihak, diharapkan para korban dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan mereka. Pemerintah Kota Pagar Alam menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kondisi normal, tetapi juga saat warga menghadapi masa-masa sulit.

Musibah memang meninggalkan luka, namun kepedulian dan kebersamaan menjadi kekuatan utama untuk memulihkan keadaan. Dari puing-puing kebakaran di Muara Tenang, semangat solidaritas warga Pagar Alam kembali diuji dan dijawab dengan aksi nyata. (budi)