Dari hasil komunikasi tersebut, kendaraan yang sebelumnya diamankan dikembalikan kepada warga, sementara buah sawit yang menjadi objek permasalahan diserahkan kepada pihak perusahaan.
Namun, ketika personel satgas hendak meninggalkan lokasi, sejumlah warga diduga melakukan pelemparan batu ke arah kendaraan perusahaan yang digunakan petugas. Di tengah ketegangan itu terdengar suara letusan yang hingga kini belum diketahui sumbernya.
Akibat kejadian tersebut, dua warga mengalami luka. Korban masing-masing berinisial MU (43), warga Desa Tebing Suluh, Kecamatan Lempuing, yang mengalami luka pada paha kiri, serta ZA (50), yang mengalami luka pada bagian perut sebelah kiri.
Pasca kejadian, massa sempat berkumpul di sekitar lokasi dan terjadi pengerusakan pada fasilitas mess karyawan perusahaan. Aparat kepolisian kemudian melakukan langkah-langkah pengamanan dan pengendalian situasi untuk mencegah terjadinya gangguan yang lebih luas.













