Dalam kegiatan tersebut, tim penyuluh memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan Karhutla, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran lahan.
Selain penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama masyarakat untuk menggali berbagai persoalan yang menjadi akar terjadinya kebakaran lahan di wilayah tersebut.
Sejumlah masukan disampaikan masyarakat. Kepala Desa Pematang Buluran, Zalna, mengusulkan pembangunan sumur bor di wilayah yang rawan kebakaran dan sulit mendapatkan sumber air ketika musim kemarau.
Sementara itu, Sujang mengusulkan agar wilayah yang rawan Karhutla dilengkapi dengan peralatan pemadam kebakaran yang memadai dan bervariasi sesuai kebutuhan di lapangan.







