Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah dan kemudian merambat ke area belukar. Pemilik lahan hingga saat ini belum diketahui.
Beruntung, saat tim tiba di lokasi kondisi api masih dapat ditangani. Personel Babinsa dan BKO Yonif TP 894/Prayatna Bumi langsung melakukan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan secara total.
Dalam kegiatan tersebut, tim juga melakukan koordinasi dengan aparat setempat, pendataan serta dokumentasi kondisi lahan. Personel turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan karena dapat memicu terjadinya karhutla.
Danramil 402-10/Kayuagung Kapten Inf Joni Ilham menegaskan, patroli malam akan terus dilakukan terutama di wilayah yang masuk kategori rawan karhutla.







