Menindaklanjuti temuan tersebut, personel gabungan langsung melaksanakan pemadaman darat dan pendinginan guna mencegah api meluas ke area lainnya. Dalam kegiatan tersebut, RPK PT SBA mengerahkan 15 personel, TNI 2 personel dan MPA sebanyak 3 personel dengan menggunakan 5 unit pompa air.
Danramil 402-11/Tulung Selapan Kapten Arm Murod mengatakan bahwa pihaknya bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan di wilayah yang terindikasi rawan Karhutla.
“Begitu mendapatkan informasi adanya hotspot, kami langsung melakukan pengecekan ke lapangan bersama tim gabungan. Setelah titik api ditemukan, personel segera melaksanakan pemadaman dan pendinginan agar api tidak meluas,” ujar Kapten Arm Murod.
Ia menegaskan bahwa upaya penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga dengan meningkatkan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.







