“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila melihat adanya titik api atau asap, segera laporkan kepada aparat terdekat sehingga dapat ditangani dengan cepat,” tegasnya.
Pemadaman dilakukan dengan menyisir area yang terbakar serta melakukan pendinginan pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Sekitar pukul 15.00 WIB, api berhasil dipadamkan, namun kondisi lokasi masih terdapat asap tebal sehingga personel tetap melaksanakan pemantauan dan pendinginan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Penyebab kebakaran hingga saat ini masih belum diketahui. Kondisi cuaca saat pelaksanaan kegiatan cerah, sedangkan sumber air yang digunakan dalam proses pemadaman berasal dari kanal yang berada di sekitar lokasi.
Selain melaksanakan pemadaman, personel gabungan juga melaksanakan patroli darat di wilayah rawan Karhutla, verifikasi hotspot, monitoring lokasi, serta sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan.







