Sementara itu, Kepala Pusat Teknologi Wahana Darat Kemhan RI, Brigjen TNI R. Herdianto Nuringtyas, S.Sos., M.I.P., menyampaikan bahwa pengembangan produksi munisi di dalam negeri merupakan langkah penting untuk memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional.
Melalui pengembangan tersebut, diharapkan Indonesia semakin mampu memenuhi kebutuhan munisi secara mandiri sehingga ketergantungan terhadap produk dari luar negeri dapat dikurangi.
Pada pukul 12.00 WIB, rombongan melaksanakan peninjauan langsung terhadap proses produksi munisi kaliber 5,56 x 45 mm di fasilitas PT Multipar Pertahanan Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, rombongan memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan proses produksi dan kapasitas perusahaan yang dilaporkan mampu memproduksi hingga 50 juta butir munisi per tahun.
Selanjutnya, pada pukul 13.50 WIB, Kepala Pusat Teknologi Wahana Darat Kemhan RI beserta rombongan meninjau lokasi lapangan tembak dan kompleks PT Multipar Pertahanan Indonesia.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan penandatanganan kesan dan pesan oleh Brigjen TNI R. Herdianto Nuringtyas, S.Sos., M.I.P., pada pukul 14.17 WIB. Seluruh kegiatan berakhir pada pukul 14.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar.
Dandim 0402/OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., menyampaikan bahwa kunjungan kerja Kepala Pusat Teknologi Wahana Darat Kementerian Pertahanan RI di PT Multipar Pertahanan Indonesia merupakan langkah penting dalam mendukung penguatan industri pertahanan nasional, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan munisi bagi TNI.







