“Dengan adanya peninjauan langsung terhadap proses produksi munisi ini, diharapkan industri pertahanan dalam negeri semakin berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan pertahanan nasional secara mandiri. Hal ini menjadi bagian penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap produk luar negeri sekaligus memperkuat kesiapan pertahanan negara dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa sinergi antara TNI, Kementerian Pertahanan, dan perusahaan industri pertahanan perlu terus diperkuat guna mendukung program pemerintah dalam membangun sistem pertahanan yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.
Ia juga berharap keberadaan PT Multipar Pertahanan Indonesia di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan industri strategis nasional serta mendukung kepentingan pertahanan dan keamanan negara.
Dandim 0402/OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., melalui kehadirannya dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan TNI AD terhadap upaya penguatan industri pertahanan nasional, sekaligus mempererat koordinasi antara TNI, Kementerian Pertahanan, dan pihak industri pertahanan di wilayah Kabupaten OKI.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas proses produksi serta memperkuat kemampuan industri pertahanan dalam memenuhi kebutuhan pertahanan nasional secara mandiri. (budi)







