Dengan pemasaran digital yang lebih terarah, Pempek Kirana kini bisa memasarkan produknya ke pasar yang lebih luas, tidak hanya di Palembang, tetapi juga di seluruh Indonesia.
Arna Maiyati, pemilik Pempek Kirana, menyatakan, “Pendampingan ini sangat membantu kami untuk lebih memahami bagaimana teknologi dapat mengubah cara kami bekerja. Kami juga diajari cara memanfaatkan media sosial dan platform online agar pempek kami bisa dikenal oleh lebih banyak orang.”
Pelatihan Pemilihan Bahan Baku Berkualitas.
Selain itu, pelatihan juga berfokus pada pemilihan bahan baku yang baik dan berkualitas untuk menghasilkan pempek yang lebih nikmat dan tahan lama. Hal ini penting untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan tidak hanya sesuai dengan selera masyarakat, tetapi juga mempertahankan kualitas terbaik dari waktu ke waktu.
Dengan adanya program pendampingan ini, Pempek Kirana diharapkan mampu mempertahankan identitas lokalnya sebagai produsen pempek yang berkualitas, sekaligus berinovasi untuk mengikuti perkembangan zaman. Program ini juga menunjukkan komitmen Kemendikbud Ristek dan Universitas Sumatera Selatan dalam mendukung UMKM lokal agar lebih adaptif dan berdaya saing tinggi di era digital. (adli)