Menurut keterangan yang diperoleh dari murid sekolah inisial LN mengatakan bayaran pembangunan yang dilakukan komite sekolah sangatlah cukup besar, mencapai 3 juta per orang, tidak hanya itu sekolah juga menjual seragam dengan nilai harga 2 juta pada tahun kemarin diwaktu saya kelas X, disaat duduk dibangku kelas XI kami para murid membayar 2 ribu sewa meminjam buku disekolah demi untuk mendapatkan ilmu, saat KBM berlangsung.
LN juga menambahkan jika dikalkulasikan, total uang yang di pungut dari jumlah siswa 1.041 tahun ajaran ganjil 2023/2024 besarannya capai 3milyar dari uang pembangunan yang di pungut sekolah sebesar 3 juta per orang, belum yang lainnya. Ujar LN.
LN dan sejumlah walimurid meminta Kejari Palembang supaya mengusut kasus dugaan ini, Pungutan yang dibalut dengan mengatasnamakan komite sekolah harus di usut tuntas.” Kami percaya Kejaksaan yang telah dipercaya rakyat akan bekerja obyektif dan transparan, tukasnya.