Diduga Halangi Tugas Wartawan, Oknum Satpam Dan Pimpinan SMAN 5 Palembang Terancam Pidana Pers

banner"400x100"title"400x100"

Wartawan media ini pun sudah menjelaskan bahwa dirinya sudah mendapat mandat arahan dari Sekdisdik sumsel Awalaudin S.Pd, M.Si dan Plh Kabid SMA Febri untuk bertemu kepsek dengan konfirmasi dugaan mark up pengadaan barang seperti papan tulis dan lain lain yang harga nya sangat fantastis serta oknum wakepsek diduga memaksa seorang siswi anak yatim adm membayar SPP, sejumlah uang Rp.550.000 , Rp.200.000 Iuran sekolah ditambah Rp.350.000 Cathering merupakan keluarga wartawan. Oknum wakepsek mengatakan “tidak menjadi alasan anak yatim, banyak disini tidak ada bapak/ibu lagi, masih tetap bayar poll, tidak ada pengurangan, tidak ada yang tidak bayar”, Katanya.

Dilanjut keterangan oknum guru bernama rina, spp yang menunggak dari bulan Agustus hingga Februari harus bayar walaupun panjar separuh, agar bisa dapat nomor ujian dan mengikuti.

Atas kedua permasalahan diatas:

Baca Juga :  Wagub Banten, Dimyati Orasi di Acara Sekolah Intelektual Revolusioner