MUBA  

Musi banyuasin Dukung Penuh Koperasi Merah Putih Untuk Kemajuan Ekonomi Nasional

banner"400x100"title"400x100"

Presiden juga menyinggung bahwa kemerdekaan hakiki bukan hanya simbolik bukan hanya bendera dan lembaga kenegaraan melainkan kemampuan negara menjamin kesejahteraan rakyatnya.

“Selama rakyat kita masih lapar, masih miskin, kita belum benar-benar merdeka. Koperasi adalah alat kita untuk keluar dari jerat ketergantungan dan ketidakadilan ekonomi,” ujarnya.

Saya ingin mengingatkan kembali, lanjutnya Presiden “Di era sekarang ini, semuanya harus berbasis teknologi. Penggunaan gadget dan sistem digital akan diawasi secara ketat oleh Menteri Koperasi dan Wakil Menteri Koperasi. Setiap aliran uang masuk dan keluar harus tercatat, transparan, dan terintegrasi dengan sistem yang modern. Dari pusat pemerintahan di ibu kota, hingga ke provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa, kekuatan ekonomi sekarang bergerak dari bawah ke atas.

“Saya yakin, di akhir tahun nanti kita akan melakukan peninjauan langsung, secara fisik, terhadap 80.000 koperasi dan gudang yang telah terbentuk. Kita akan lihat langsung keberadaan gerai-gerai sembako, outlet layanan, hingga apotek dengan harga terjangkau untuk rakyat, terutama mereka yang berada di lapisan paling bawah. Inilah bentuk nyata keberpihakan kita kepada rakyat,” pungkas Presiden.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Nasional Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa koperasi ini bukan sekadar simbol, tetapi merupakan wajah baru ekonomi desa yang modern, digital, dan berkeadilan.

Baca Juga :  Krisis Air Bersih di Sekitar Lapas Sekayu, Warga Meradang Janji PDAM Gratis Tak Kunjung Terwujud