Dalam keterangannya, Bupati Toha Tohet menegaskan bahwa PKM bukan program bantuan jangka pendek, melainkan investasi sosial jangka panjang untuk menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Program Keluarga Maju merupakan upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk memutus rantai kemiskinan melalui penguatan ekonomi, peningkatan keterampilan, dan perluasan akses pendidikan,” ujar Bupati.
PKM menyasar kebutuhan riil masyarakat melalui tiga pilar utama. Pertama, bantuan modal usaha bagi warga yang ingin mengembangkan usaha produktif. Kedua, pelatihan dan sertifikasi keterampilan kerja bagi pencari kerja agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar. Ketiga, bantuan pendidikan lanjutan bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.













