Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum (STAIRU) Sakatiga Gelar Kuliah Kerja Nyata Terpadu Di Desa Ketiau

Masjid yang turut diundang dalam kegiatan ini antara lain Masjid Al Bakti, Masjid Baitur Rahman, Masjid Syuhada, dan Masjid Zamil Khadar Al Afrawi. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan
kegiatan KUKERTA di Desa Ketiau, sebagai bentuk persiapan pelaksanaan acara, pada hari Jumat pagi mahasiswa
KUKERTA melaksanakan kegiatan kebersihan di Balai Desa Ketiau.

Lanjut Fadhil Kegiatan ini dilakukan untuk mempersiapkan tempat acara pembukaan yang dilaksanakan pada keesokan harinya, sekaligus sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap
lingkungan desa.

Acara pembukaan KUKERTA berlangsung dengan tertib dan lancar dengan susunan acara sebagai berikut:
1. Pembukaan
2. Tilawah Ayat Suci AL-Qur’an
3. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
4. Sambutan Ketua KUKERTA
5. Sambutan Dosen Pembimbing Lapangan
6. Sambutan Kepala Desa Ketiau
7. Perkenalan Kelompok Kukerta
8. Do’a Bersama
9. Penutup

Dalam sambutannya, disampaikan oleh Ketua KUKERTA (Fadhil Nahwan
kuban). Dalam sambutannya, Ketua KUKERTA menyampaikan ucapan terima kasih
kepada Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Desa Ketika atas penerimaan dan dukungan yang telah diberikan. Disampaikan pula bahwa KUKERTA merupakan bentuk pembelajaran kehidupan nyata bagi mahasiswa, di mana mahasiswa tidak
hanya belajar teori di bangku perkuliahan, tetapi juga terjun langsung ke masyarakat untuk belajar bersosialisasi, bekerja sama, dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh.

Baca Juga :  Dikonfirmasi Temuan LHP BPK RP. 96JT, Oknum Kepala SMP Negeri 8 Palembang: Tidak Bisa Dipakai, Hanya Melihat Saja