Ia juga menegaskan bahwa latihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kesiapan nyata dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres OKI.
“Simulasi ini kita laksanakan untuk menguji kesiapan seluruh personel, baik dari aspek teknis maupun taktis di lapangan. Saya harap seluruh anggota memahami peran dan tanggung jawabnya sehingga mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur dalam setiap situasi,” tegas AKBP Eko Rubiyanto.
Lebih lanjut, Kapolres mengingatkan agar seluruh personel tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap penanganan aksi massa.
“Kedepankan langkah persuasif dan humanis, namun tetap tegas sesuai prosedur. Kita hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga situasi tetap kondusif,” tambahnya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pelayanan penyampaian aspirasi masyarakat yang mengambil skenario di depan Kantor DPRD Kabupaten OKI. Dalam simulasi tersebut, digambarkan massa aksi yang terdiri dari elemen masyarakat, khususnya sopir truk dan angkutan, mulai berkumpul di kawasan Taman Segitiga Emas sebelum bergerak menuju kantor DPRD.













