“Pengerjaan jembatan ini tetap kami kebut. Memang terdapat hambatan, terutama akses menuju lokasi yang cukup jauh dan sulit dijangkau. Selain itu, distribusi material juga menjadi tantangan karena harus menggunakan ponton dari Palembang dengan waktu tempuh kurang lebih tiga hari. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat kami untuk terus melanjutkan pembangunan ini,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui pembangunan jembatan ini, kami berharap dapat membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak untuk bersekolah serta mendorong peningkatan perekonomian warga di wilayah ini,” tambahnya.
Sementara itu, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan tersebut.













