Sementara itu, Anggota Komisi XII DPR RI, Dewi Yustisiana, menekankan pentingnya pemerataan distribusi listrik, terutama bagi wilayah yang masih menunggu perluasan jaringan. Selain program listrik desa, kata dia, empat desa di wilayah perairan Kecamatan Cengal juga telah mendapatkan penerangan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang merupakan hasil aspirasi yang diperjuangkannya.
“Program listrik desa ini merupakan prioritas nasional. Meski ada keterbatasan anggaran, kami bersyukur masyarakat Sungai Jeruju akhirnya dapat merasakan manfaatnya. Selain itu, empat desa di wilayah perairan Cengal juga telah diterangi melalui PLTS dari aspirasi yang kami dorong,” kata Dewi.
Di tingkat masyarakat, kehadiran listrik disambut antusias. Salah satu warga Dusun I, Herman, mengaku layanan listrik PLN telah lama dinantikan. Sebelumnya, warga hanya mengandalkan genset dengan waktu operasi terbatas.
“Dulu listrik hanya menyala malam hari. Anak-anak belajar dengan penerangan seadanya. Sekarang mereka bisa belajar lebih baik, dan kegiatan ekonomi juga mulai berkembang,” ujar Herman.
Ia berharap, kehadiran listrik 24 jam membawa dampak signifikan bagi kehidupan warga, mulai dari pendidikan hingga peningkatan aktivitas usaha kecil di desa. (budi)













