TNI  

Di Balik Lensa TMMD ke-128, Ada Juru Foto yang Tak Pernah Absen dari Momen Pengabdian

“Sering saya ditanya, ngapain foto-foto terus, Bang? Saya jawab, biar 10 tahun lagi anak-anak di sini tahu kalau desanya dulu dibangun sama TNI dan bapaknya sendiri,” ujarnya sambil membersihkan lensa yang kena cipratan adonan semen.

*Saksi Bisu yang Bicara Lewat Gambar*
Selama TMMD, dia jadi saksi paling lengkap. Ia merekam momen Komandan Kodim jongkok menyuapi bubur ke warga sakit. Ia menangkap tawa pecah saat prajurit dan warga desa bertanding sepak bola waktu istirahat. Ia juga mengabadikan air mata saat rumah tak layak huni yang dibedah dan diserahkan.

Tanpa fotonya, TMMD mungkin hanya jadi angka di laporan: sekian meter jalan, sekian unit rumah. Dengan fotonya, TMMD jadi cerita. Jadi bukti bahwa kemanunggalan itu nyata, bukan jargon.

*Loyal Saat Semua Lelah*
Tantangannya bukan cuma cuaca. Saat orang lain bisa rehat, dia justru kerja dua kali. Siang motret di lapangan, malam menyortir ratusan foto untuk dikirim ke Pendam dan media. Kamera rusak kena hujan? Lensa berjamur? Itu risiko yang dia anggap biasa.

Baca Juga :  Keliling Patroli Siskamling Koramil 402-10/Kayuagung Ciptakan Lingkungan Aman dan Kondusif