Air Sugihan, OKI, Sumsel9.com – Jarum jam menunjuk pukul 22.30 Wib. Sebagian besar rumah di Desa Kertamukti, Kecamatan Air Sugihan sudah mematikan lampu. Namun di jalan setapak Dusun, sorot senter Serka Raden Kuat Santoso, Babinsa Koramil 402-14/Air Sugihan, masih menyapu gelapnya malam, Jumat, 1 Mei 2026.
“Rawan begal sawit dan orang masuk nggak jelas kalau malam. Makanya kita keliling,” bisik Sertu Raden sambil mematikan mesin motor trail-nya. Desa pasang surut ini memang sepi kalau malam. Rumah warga berjauhan, dipisah kebun dan parit. Patroli malam jadi kunci cegah niat jahat.
*Sisir Titik Rawan, Sambangi Pos Ronda*
Didampingi Ketua RT dan dua petugas ronda, patroli dimulai dari perbatasan kebun sawit perusahaan. Senter mereka periksa setiap gerak di sela pelepah. Tak ada suara selain jangkrik dan sesekali kepak kelelawar.
Titik kedua: pos ronda. Empat bapak-bapak lagi begadang sambil main catur. Serka Raden ikut duduk, berbagi kopi hitam dan menukar info. “Gimana, aman malam ini, Pak?” tanyanya. “Aman, Ndan. Tadi ada motor lewat pelan-pelan, sudah kami tegur,” jawab Pak Wardi, ketua ronda.













