Ia menilai tantangan utama saat ini adalah maraknya informasi yang beredar tanpa verifikasi. Dalam kondisi itu, media dituntut tidak sekadar menyampaikan, tetapi juga menyaring.
“Peran media hari ini bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi memastikan kebenarannya. Di situlah pentingnya akurasi untuk meredam hoaks,” katanya.
Ketua SMSI OKI, Andi Oktarius, mengatakan organisasinya akan fokus memperkuat standar jurnalistik di kalangan media siber. Ia menegaskan, kecepatan publikasi tidak boleh mengorbankan prinsip verifikasi.













