Momentum itu menjadi pemandangan yang mengharukan. Tidak ada lagi kubu-kubuan, tidak ada rasa menang atau kalah. Yang tersisa hanyalah kesadaran bahwa organisasi harus tetap berdiri di atas persaudaraan.
Munas SWI 2026 menjadi bukti bahwa perbedaan pandangan dalam organisasi bukanlah ancaman, melainkan bagian dari proses demokrasi yang sehat. Para wartawan dari berbagai daerah menunjukkan bahwa perdebatan dapat diselesaikan dengan kedewasaan dan rasa saling menghormati.
Sementara itu ketua DPD SWI mengatakan Terpilihnya H. Iskandar diharapkan menjadi awal baru bagi SWI untuk semakin solid, profesional, kritis, dan beradab dalam menjalankan fungsi pers sebagai pilar demokrasi.
Dalam sambutannya ketua umum SWI terpilih H. Iskandar. S.Sos menegaskan saya memimpin SWI untuk lima tahun kedepan berharap tetap solid jangan ada perpecahan kita berbeda-beda suku tetapi tetap satu bhinika tunggal ika.
Insyallah dalam tiga puluh hari kedepan saya akan membuat struktur organisasi untuk memulai kerja sebagai ketua umum Sekber Wartawan Indonesia.
Kemenangan ini merupakan amanah yang harus saya kerjakan untuk kedepannya, SWI harus bangkit, saya harus mampu mensejahterakan anggota maka dari itu insyaallah kita akan mengajukan kerjasama dengan bapak presiden Prabowo.













