Ia menambahkan, program pembinaan tersebut diharapkan menjadi salah satu fondasi pengembangan AJ PENA agar dapat memperluas kiprahnya ke berbagai daerah di Indonesia dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan kualitas anggota.
Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan mengaku tertarik mengikuti program tersebut karena melihat jurnalistik sebagai ruang untuk mendapatkan pengalaman sekaligus meningkatkan wawasan.
“Sekarang mencari pekerjaan tidak mudah. Dengan bergabung di AJ PENA, kita bisa mendapatkan pengalaman, sambil belajar dan memperluas wawasan. Mudah-mudahan dari sini kami bisa memiliki kemampuan yang berguna untuk masa depan,” ungkapnya.
Melalui program tersebut, AJ PENA menargetkan lahirnya jurnalis muda yang tidak hanya mampu menghasilkan berita, tetapi juga memahami fungsi pers sebagai sarana informasi, edukasi, kontrol sosial, dan penyambung aspirasi masyarakat.












